Kemenperin: Insentif Masih Kunci Dorong Adopsi Kendaraan Listrik

Avatar photo

- Penulis Berita

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil Listrik

Mobil Listrik

Kementerian Perindustrian menilai berbagai insentif pemerintah masih menjadi faktor penting untuk mendorong adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Pernyataan itu disampaikan di tengah rencana berakhirnya sebagian insentif fiskal pada akhir 2025.

Perwakilan Kemenperin menjelaskan pemerintah sejak 2021 menjalankan program Low Carbon Emission Vehicle yang memberi perlakuan khusus bagi kendaraan beremisi rendah. Untuk kendaraan listrik berbasis baterai, insentif PPnBM disebut sudah 0% dengan syarat memenuhi ketentuan tingkat komponen dalam negeri sesuai peta jalan.

Pada 2026, persyaratan TKDN untuk kendaraan listrik disebut ditetapkan 40%. Angka tersebut direncanakan naik menjadi 60% pada 2027, lalu 80% pada 2030, sebagai bagian dari dorongan penguatan produksi dalam negeri, termasuk pengembangan industri baterai.

Kemenperin juga menyebut insentif fiskal terbukti mendorong pertumbuhan pasar. Sepanjang 2025, pasar kendaraan listrik nasional diklaim meningkat signifikan, dengan pertumbuhan kendaraan listrik murni tercatat lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya.

Memasuki 2026, industri dinilai memasuki fase baru karena ada insentif tertentu yang direncanakan berakhir, seperti PPN ditanggung pemerintah serta skema bea masuk 0% untuk kendaraan listrik impor utuh. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi harga kendaraan listrik di pasar.

Meski begitu, Kemenperin menegaskan masih ada insentif lain yang tetap berjalan, termasuk PPnBM 0% untuk kendaraan listrik serta tarif pajak daerah tertentu yang lebih rendah dibanding kendaraan konvensional. Pemerintah berharap kombinasi kebijakan ini dapat menjaga momentum transisi kendaraan listrik secara bertahap.

Berita Terkait

BYD Automobile Meledak di Jepang: Strategi Sukses 2026
Omoda dan Jaecoo Kenalkan Dua Model Hibrida Baru di Beijing 2026
Porsche Siapkan Pengisian Nirkabel Cayenne Electric dengan Daya Sampai 11 kW
Merek Mobil China Makin Agresif Serbu Segmen Mewah dengan Harga Kompetitif
Hyundai dan Kia Pecah Rekor Penjualan India Berkat Kuatnya Permintaan SUV
Ekspor Otomotif Shanghai Melonjak di Kuartal I 2026 berkat NEV
BYD Impor Mobil Lagi dari China, Cek Model Terbaru di Sini!
Bahaya Nyalakan AC Saat Mobil Panas dan Cara Mengatasinya

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:15 WIB

BYD Automobile Meledak di Jepang: Strategi Sukses 2026

Senin, 27 April 2026 - 12:26 WIB

Omoda dan Jaecoo Kenalkan Dua Model Hibrida Baru di Beijing 2026

Rabu, 22 April 2026 - 10:17 WIB

Porsche Siapkan Pengisian Nirkabel Cayenne Electric dengan Daya Sampai 11 kW

Rabu, 22 April 2026 - 10:17 WIB

Merek Mobil China Makin Agresif Serbu Segmen Mewah dengan Harga Kompetitif

Rabu, 22 April 2026 - 10:17 WIB

Hyundai dan Kia Pecah Rekor Penjualan India Berkat Kuatnya Permintaan SUV

Berita Terbaru

pengemudi mitsubishi pajero ditangkap

Berita

Mitsubishi Pajero Tabrak Lari, Update Kasus Jakarta Timur

Senin, 4 Mei 2026 - 20:22 WIB