Elon Musk awalnya memiliki ambisi besar untuk Tesla Cybertruck dengan target penjualan mencapai 500.000 unit per tahun. Namun, realita pasar berkata lain ketika penjualan di Amerika Serikat justru mengalami penurunan drastis sepanjang tahun 2025. Data menunjukkan Tesla hanya mampu menjual 20.237 unit, anjlok 48,1% dibandingkan perolehan tahun 2024. Kondisi yang kian sulit di pasar domestik memaksa Tesla untuk memperluas jangkauan ke wilayah Timur Tengah, khususnya ke “negeri para sultan”, Uni Emirat Arab (UEA).
Pada awal tahun 2026, batch pertama Cybertruck resmi mendarat di UEA dengan pengiriman perdana sekitar 60 unit. Meski kendaraan ini sempat populer melalui jalur impor pribadi sebelum peluncuran resminya, tantangan besar kini menanti Tesla. Sebagai salah satu produsen minyak terbesar di dunia, UEA menawarkan harga bahan bakar yang sangat murah. Faktor ini menjadi hambatan utama bagi penetrasi mobil listrik, karena efisiensi energi bukan lagi prioritas bagi konsumen lokal yang sudah terbiasa dengan budaya otomotif mesin konvensional yang kuat.
Selain faktor harga bahan bakar, selisih harga jual di UEA juga menjadi sorotan. Untuk versi Dual Motor, pelanggan di UEA harus merogoh kocek hingga 404.900 AED atau sekitar $110.000 (sekitar Rp1,7 miliar), angka yang jauh lebih tinggi dibandingkan harga di pasar AS. Sementara itu, varian tertinggi yakni Cyberbeast dibanderol sekitar 454.900 AED ($123.000), yang relatif lebih kompetitif dengan harga global namun tetap berada di segmen ultra-mewah.
Para analis otomotif menilai bahwa daya tarik Cybertruck di Timur Tengah saat ini lebih didorong oleh aspek “hal baru” dan status sosial daripada kebutuhan fungsional akan kendaraan listrik. Dengan volume pasar Timur Tengah yang relatif kecil dibandingkan AS dan China, ekspansi ini diprediksi belum mampu menambal kekurangan target penjualan global Tesla secara signifikan. Kuartal terakhir tahun 2025 yang mencatatkan penurunan pengiriman hingga 68,1% menjadi sinyal kuat bahwa Tesla perlu strategi yang lebih radikal untuk mempertahankan momentum truk pikap listrik ikonik mereka.






