Samsung Electronics Indonesia menyatakan tetap berupaya menjaga lini Galaxy A Series berada di harga yang kompetitif, meski pasar elektronik disebut sedang menghadapi tekanan ekonomi global. Perusahaan menyebut rentang harga seri ini dimulai dari Rp 1.399.000 hingga Rp 6.799.000, dengan tujuan memperluas akses masyarakat terhadap perangkat yang bisa dipakai untuk kebutuhan harian.
Samsung menilai pengguna di Indonesia tidak lagi sekadar membutuhkan ponsel yang “berfungsi”, tetapi perangkat yang mendukung produktivitas jangka panjang. Karena itu, perusahaan menekankan strategi keseimbangan antara harga dan fitur agar pengguna tetap mendapatkan nilai yang dianggap sepadan.
“Melalui kehadiran Galaxy A Series ini, aspirasi utama kami adalah agar seluruh lapisan masyarakat Indonesia dapat menikmati inovasi teknologi smartphone yang benar-benar bermanfaat,” kata Annisa Maulina, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, dalam keterangan di Jakarta pada Sabtu (7/2).
Samsung juga menyoroti fokus pada performa stabil, daya tahan baterai, aspek keamanan, serta dukungan perangkat lunak yang lebih panjang. Dalam segmen entry, perusahaan menempatkan model seperti Galaxy A07 sebagai opsi untuk penggunaan sehari-hari, sementara di kelas menengah Samsung menawarkan peningkatan pada desain, kemampuan kamera, dan konektivitas, termasuk varian 5G.
Untuk kelas menengah atas, Samsung menyebut ada model yang menarget pengguna dengan kebutuhan lebih berat, misalnya untuk hiburan, gaming mobile, serta aktivitas kreatif. Perusahaan juga menekankan fitur-fitur berbasis AI dan keamanan data sebagai bagian dari nilai jual, di tengah intensitas pemakaian smartphone yang terus meningkat.
Dengan strategi tersebut, Samsung berharap konsumen tetap bisa membeli perangkat sesuai kebutuhan tanpa harus mengorbankan fitur yang relevan untuk pemakaian jangka panjang, sekaligus menjaga produk tetap bersaing di pasar Indonesia yang ketat.






