Microsoft Siapkan Windows 11 Baru yang Lebih Ringan dan Minim Gangguan

Avatar photo

- Penulis Berita

Minggu, 22 Maret 2026 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Microsoft mengumumkan arah baru untuk Windows 11 dengan fokus pada tiga hal yang paling sering dikeluhkan pengguna: kinerja, keandalan, dan pengalaman penggunaan sehari-hari. Perusahaan juga memberi sinyal akan mengurangi kesan berlebihan dari kehadiran Copilot di sejumlah area sistem, langkah yang bisa dibaca sebagai upaya menenangkan pengguna yang mulai lelah dengan AI yang terasa terlalu dipaksakan.

Salah satu penegasan datang dari memo internal yang ditandatangani Pavan Davuluri, Executive Vice President Windows + Devices. Dalam dokumen itu, Microsoft menyatakan ambisi untuk meningkatkan performa, keandalan, dan kualitas sistem secara menyeluruh. Setelah beberapa bulan menerima masukan dari komunitas paling aktif, perusahaan kini terlihat ingin benar-benar membenahi hal-hal mendasar yang selama ini membuat Windows 11 kerap dikritik.

Sejumlah perubahan awal disebut mulai terlihat pada April. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah kemungkinan kembalinya fleksibilitas taskbar, termasuk opsi memindahkannya ke atas atau ke sisi layar. Permintaan ini sebenarnya sudah lama disuarakan pengguna, sehingga jika benar diwujudkan, Microsoft bisa dianggap mulai lebih serius mendengarkan suara komunitas daripada sekadar melempar fitur yang terlihat keren di presentasi.

Perubahan lain menyasar Copilot. Integrasi AI di beberapa aplikasi utama seperti Foto dan Notepad akan dikurangi agar tidak terasa mengganggu. Ini menarik karena beberapa tahun terakhir Microsoft justru sangat agresif mendorong AI ke berbagai lini. Kini, pendekatannya tampak lebih hati-hati. Mereka seperti sadar bahwa tidak semua orang ingin setiap sudut komputernya terasa seperti sedang diajak bicara robot setiap lima menit.

Microsoft juga berjanji memperbaiki kualitas pengalaman penggunaan harian. Fokusnya mencakup lebih sedikit restart otomatis yang datang tanpa diundang saat pembaruan, opsi untuk melewati pembaruan tertentu saat pertama kali menyalakan perangkat baru, serta navigasi File Explorer yang lebih lancar. Ini mungkin terdengar sederhana, tetapi justru hal-hal seperti inilah yang paling terasa oleh pengguna biasa setiap hari.

Dari sisi performa, perusahaan menyebut targetnya meliputi peluncuran sistem yang lebih cepat, pengurangan gangguan notifikasi, hingga penurunan konsumsi sumber daya. Jika berhasil, Windows 11 tidak hanya akan terasa lebih modern secara tampilan, tetapi juga lebih efisien secara kerja. Dan jujur saja, bagi banyak pengguna, komputer yang tidak lemot kadang jauh lebih romantis daripada fitur AI yang bisa bikin puisi.

Microsoft juga akan memperbarui Feedback Hub agar komunitas Windows Insider lebih mudah menyampaikan saran dan kritik. Semua inovasi awal disebut akan diuji lebih dulu oleh para insider sebelum didorong ke pengguna lebih luas. Langkah ini menunjukkan bahwa Microsoft ingin menjadikan proses umpan balik lebih terstruktur, bukan sekadar formalitas yang berakhir di folder “nanti dibaca.”

Selain itu, panel widget disebut akan dibuat lebih bisa disesuaikan dengan pengaturan bawaan yang tidak terlalu ramai. Selama ini, sebagian pengguna merasa widget justru menambah kebisingan informasi alih-alih membantu. Dengan pengaturan baru yang lebih rapi, Microsoft mencoba mengarahkan pengalaman Windows 11 menjadi lebih fokus dan tidak terlalu penuh gangguan visual.

Meski demikian, tidak semua masalah dipastikan selesai dalam waktu dekat. Isu seperti promosi Edge, dorongan penggunaan Bing, dan unsur-unsur yang dianggap terlalu invasif masih menjadi catatan. Namun setidaknya, arah yang diumumkan Microsoft menunjukkan adanya pergeseran strategi: Windows 11 ingin tampil lebih berpusat pada kebutuhan pengguna, bukan hanya sebagai etalase fitur baru. Tinggal pembuktiannya nanti, apakah ini benar-benar perombakan yang terasa, atau sekadar janji manis yang datang tiap kali pengguna mulai mengeluh terlalu keras.

Berita Terkait

Ketahui Tanda Penurunan Performa Serta Rincian Biaya Ganti Baterai Tablet iPad Pro Sebelas Inci
Apple Dikabarkan Evaluasi Masa Depan MagSafe di iPhone Baru
Motorola Razr 70 Series Kembali Panaskan Pasar Ponsel Lipat Premium
Apple Uji Langganan App Store Bulanan dengan Harga Lebih Ringan
Threads Hadirkan Live Chats, Fitur Diskusi Real-Time Saat Event Besar
Claude Integrasikan Aplikasi Populer, Asisten AI Kini Lebih Fungsional
Project Prometheus Disebut Jadi Taruhan Baru Jeff Bezos di Industri AI
Apa Itu TV Digital? Pengertian, Keunggulan, Harga, dan Cara Ubah TV Lama

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:11 WIB

Apple Dikabarkan Evaluasi Masa Depan MagSafe di iPhone Baru

Kamis, 30 April 2026 - 14:57 WIB

Motorola Razr 70 Series Kembali Panaskan Pasar Ponsel Lipat Premium

Rabu, 29 April 2026 - 19:25 WIB

Apple Uji Langganan App Store Bulanan dengan Harga Lebih Ringan

Minggu, 26 April 2026 - 10:58 WIB

Threads Hadirkan Live Chats, Fitur Diskusi Real-Time Saat Event Besar

Minggu, 26 April 2026 - 10:58 WIB

Claude Integrasikan Aplikasi Populer, Asisten AI Kini Lebih Fungsional

Berita Terbaru

pengemudi mitsubishi pajero ditangkap

Berita

Mitsubishi Pajero Tabrak Lari, Update Kasus Jakarta Timur

Senin, 4 Mei 2026 - 20:22 WIB