Regulasi Baterai Uni Eropa 2027, Antara Kewajiban Desain Bongkar Pasang dan Celah Kinerja iPhone

Avatar photo

- Penulis Berita

Kamis, 23 April 2026 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Uni Eropa terus memperketat standarisasi perangkat elektronik demi mendukung keberlanjutan lingkungan. Setelah sukses menyeragamkan pengisi daya universal (USB-C), kini Brussel menargetkan kemudahan penggantian baterai pada perangkat seluler. Mulai Februari 2027, undang-undang baru mewajibkan semua ponsel yang dipasarkan di wilayah Eropa memiliki baterai yang dapat diganti dengan mudah tanpa memerlukan alat khusus, kecuali jika alat tersebut disediakan secara gratis dalam paket pembelian. Kebijakan ini bertujuan memperpanjang usia pakai perangkat dan mengurangi limbah elektronik secara global.

Namun, terdapat celah hukum yang menarik dalam regulasi ini. Sebuah “jalan keluar” diberikan bagi produsen yang mampu membuktikan kualitas baterai mereka: smartphone yang kapasitas baterainya tetap bertahan minimal 80% setelah melewati 1.000 siklus pengisian daya akan dibebaskan dari kewajiban desain baterai yang mudah dilepas. Di sinilah Apple mendapatkan keuntungan besar. Sejak seri iPhone 15, perangkat besutan perusahaan asal Cupertino ini telah memenuhi ambang batas tersebut, sehingga iPhone kemungkinan besar akan tetap mempertahankan desain “taman tertutup” miliknya tanpa harus beralih ke desain baterai bongkar pasang.

Langkah Apple ini juga diikuti oleh sejumlah produsen besar lainnya yang fokus pada daya tahan sel baterai. Google Pixel 10 Pro dilaporkan telah mencapai 1.000 siklus, sementara Samsung Galaxy S26 Ultra melampauinya dengan 1.200 siklus, dan Nothing Phone 4a Pro memimpin dengan 1.400 siklus. Hal ini menandakan bahwa industri tidak serta-merta kembali ke era baterai “klipat” masa lalu yang rawan terhadap air dan debu. Alih-alih merombak desain fisik, banyak produsen lebih memilih meningkatkan teknologi kimia baterai agar tetap lolos dari jerat regulasi ketat Uni Eropa.

Peraturan ini tidak hanya menyasar ponsel, tetapi juga mencakup ekosistem luas seperti konsol gim portabel, sepeda listrik, hingga kacamata pintar. Meskipun ada pengecualian untuk perangkat medis dan alat khusus bawah air, tantangan besar masih membayangi produk ultraringkas seperti headphone nirkabel yang sulit diperbaiki. Secara keseluruhan, pergeseran regulasi ini mencerminkan ambisi besar Eropa untuk memaksa industri beralih ke praktik produksi yang lebih bertanggung jawab, meski beberapa raksasa teknologi berhasil beradaptasi melalui inovasi performa baterai yang lebih tahan lama.

Berita Terkait

Ketahui Tanda Penurunan Performa Serta Rincian Biaya Ganti Baterai Tablet iPad Pro Sebelas Inci
Apple Dikabarkan Evaluasi Masa Depan MagSafe di iPhone Baru
Motorola Razr 70 Series Kembali Panaskan Pasar Ponsel Lipat Premium
Apple Uji Langganan App Store Bulanan dengan Harga Lebih Ringan
Threads Hadirkan Live Chats, Fitur Diskusi Real-Time Saat Event Besar
Claude Integrasikan Aplikasi Populer, Asisten AI Kini Lebih Fungsional
Project Prometheus Disebut Jadi Taruhan Baru Jeff Bezos di Industri AI
Apa Itu TV Digital? Pengertian, Keunggulan, Harga, dan Cara Ubah TV Lama

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:11 WIB

Apple Dikabarkan Evaluasi Masa Depan MagSafe di iPhone Baru

Kamis, 30 April 2026 - 14:57 WIB

Motorola Razr 70 Series Kembali Panaskan Pasar Ponsel Lipat Premium

Rabu, 29 April 2026 - 19:25 WIB

Apple Uji Langganan App Store Bulanan dengan Harga Lebih Ringan

Minggu, 26 April 2026 - 10:58 WIB

Threads Hadirkan Live Chats, Fitur Diskusi Real-Time Saat Event Besar

Minggu, 26 April 2026 - 10:58 WIB

Claude Integrasikan Aplikasi Populer, Asisten AI Kini Lebih Fungsional

Berita Terbaru

pengemudi mitsubishi pajero ditangkap

Berita

Mitsubishi Pajero Tabrak Lari, Update Kasus Jakarta Timur

Senin, 4 Mei 2026 - 20:22 WIB