Rumor mengenai iPhone lipat pertama dari Apple semakin ramai menjelang paruh kedua 2026. Meski perusahaan belum mengumumkan apa pun secara resmi, aliran bocoran dari berbagai sumber terus menguatkan dugaan bahwa perangkat tersebut memang sedang disiapkan untuk meluncur pada musim gugur tahun ini.
Dalam pekan terakhir, sejumlah file CAD disebut telah memberi gambaran soal desain perangkat. Model ini dikabarkan akan hadir dengan faktor bentuk yang lebih lebar dibanding kebanyakan ponsel lipat model buku yang beredar saat ini. Ukuran layar bagian dalamnya diperkirakan mencapai 7,76 inci, sedikit di bawah iPad mini, dan disebut akan didukung penyesuaian iOS agar sanggup menampilkan pengalaman multitasking ala tablet.
Bocoran berikutnya datang dari Korea Selatan, tepatnya dari media The Bell, yang menyebut iPhone lipat akan menggunakan RAM LPDDR5X sebesar 12 GB. Komponen ini kabarnya dipasok oleh Samsung dan berada di level yang sama dengan seri iPhone 17 Pro, Pro Max, dan Air.
Dari sisi penyimpanan, leaker asal China Instant Digital menyebut perangkat ini bakal tersedia dalam tiga varian, yaitu 256 GB, 512 GB, dan 1 TB. Jika informasi tersebut akurat, Apple tampaknya akan langsung menempatkan iPhone lipat di kelas premium tertinggi sejak awal, tanpa memberi ruang untuk versi “hemat” seperti yang biasa diharapkan pengguna yang dompetnya tipis tapi semangatnya flagship.
Leaker yang sama juga membagikan perkiraan harga untuk pasar China, masing-masing 15.999 yuan, 17.999 yuan, dan 19.999 yuan tergantung kapasitas penyimpanan. Jika dikonversi langsung, nilainya memang terlihat sangat tinggi, tetapi skema harga Apple biasanya tidak mengikuti kurs mentah, sehingga angka final di pasar internasional bisa disusun berbeda.
Untuk pasar Amerika Serikat, harga awal disebut akan dimulai dari sekitar 1.999 dolar AS. Berdasarkan pola penetapan harga Apple di China dan AS, skenario yang lebih masuk akal mengarah pada harga 1.999 dolar untuk versi 256 GB, 2.199 dolar untuk model 512 GB, dan 2.399 dolar untuk varian 1 TB.
Menariknya, angka 2.399 dolar itu bukan hal baru dalam dunia rumor Apple. Pada akhir 2025, sempat muncul kabar bahwa harga perangkat lipat perdana Apple bisa menyentuh nominal tersebut, walau saat itu belum jelas konfigurasi memori yang dimaksud. Jika benar, maka ini akan menjadi iPhone termahal yang pernah dijual Apple, dan jaraknya bukan cuma mahal tipis, tapi level bikin calon pembeli tarik napas dulu sebelum buka aplikasi mobile banking.
Harga selangit ini dianggap masuk akal karena teknologi ponsel lipat memang masih kompleks dan mahal untuk diproduksi. Tantangan di sisi engsel, panel fleksibel, ketahanan lipatan, serta optimasi perangkat lunak membuat kategori ini tetap berada di kelas atas. Dengan segala bocoran yang muncul, iPhone lipat tampaknya akan diposisikan Apple sebagai perangkat eksperimental premium yang bukan hanya menjual inovasi, tetapi juga status dan margin keuntungan tinggi.






