Ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 menjadi panggung penting bagi XPENG Indonesia untuk menunjukkan tajinya di segmen kendaraan listrik premium. Merek ini, yang beroperasi di bawah Erajaya Active Lifestyle (kode saham ERAL), pulang membawa tiga penghargaan sekaligus.
Tiga kategori yang diraih mencakup Best Premium MPV untuk XPENG X9, Best Premium EV Sedan untuk The Next XPENG P7, serta Best Booth IIMS 2026. Kombinasi penghargaan produk dan pengalaman pameran ini menandakan XPENG tidak hanya bicara soal spesifikasi, tetapi juga cara mendekatkan teknologi kepada publik.
CEO Erajaya Active Lifestyle, Djohan Sutanto, menekankan bahwa pengakuan tersebut bernilai lebih dari sekadar piala. Menurutnya, capaian ini selaras dengan komitmen menghadirkan kendaraan listrik premium berteknologi inovatif untuk pasar Indonesia.
Di sisi produk, XPENG X9 dinilai menonjol karena desain futuristik yang dipadukan ruang kabin lega—dua hal yang sering menjadi pertimbangan utama di kelas MPV premium. Sementara The Next XPENG P7 diposisikan sebagai sedan EV dengan fokus pada pengembangan teknologi masa depan dan desain aerodinamis yang kuat.
Yang membuat perhatian pengunjung semakin besar adalah konsep booth XPENG yang dibuat interaktif. Area pameran disebut memiliki luas 651 meter persegi, sehingga memungkinkan pengunjung menjelajah lebih leluasa tanpa merasa “berdesakan” di satu titik display.
Selain menampilkan model yang dikenal publik seperti XPENG G6, booth ini juga membawa elemen teknologi yang jarang hadir di pameran otomotif umum. Di antaranya Robot IRON Humanoid dan XPENG X2 flying car yang menjadi daya tarik visual sekaligus bahan diskusi tentang arah mobilitas masa depan.
Antusiasme pengunjung selama pameran 5–15 Februari 2026 menjadi indikator bahwa pasar mulai terbuka untuk pengalaman EV yang lebih premium dan eksperimental. Dari sisi strategi, XPENG terlihat menempatkan edukasi teknologi sebagai bagian dari “produk”, bukan sekadar tambahan promosi.
Setelah momentum di IIMS, perusahaan menyatakan tidak ingin berhenti di area Jabodetabek. Rencana ekspansi ke luar wilayah tersebut disebut sebagai langkah memperluas akses masyarakat terhadap kendaraan dan teknologi XPENG, sekaligus memperkuat posisi di pasar EV premium.
Ke depan, tantangannya adalah menjaga konsistensi layanan dan pengalaman pelanggan saat jaringan bertambah. Namun, dengan kombinasi penghargaan untuk X9, P7, dan booth, XPENG setidaknya sudah mengantongi modal reputasi yang kuat untuk melangkah lebih jauh di 2026.
Bagi konsumen yang tengah memantau tren kendaraan listrik, kemenangan di IIMS ini bisa menjadi sinyal bahwa kompetisi EV premium di Indonesia makin serius. Pada akhirnya, persaingan seperti ini biasanya berujung pada satu hal: pilihan yang lebih banyak dan teknologi yang makin cepat turun ke tangan pengguna.






