Pep Guardiola mengkritik performa Manchester City meski timnya menang 2-0 atas Salford City pada putaran keempat Piala FA di Etihad, 14 Februari 2026. City unggul cepat lewat gol bunuh diri di menit awal, tetapi setelah itu ritme permainan dinilai menurun.
Guardiola menyebut timnya tidak cukup tajam dalam membaca ruang yang dibuka lawan. Serangan kerap berjalan lambat, minim ide, dan membuat laga terasa membosankan. Ia menegaskan bahwa satu-satunya hal positif dari pertandingan ini adalah City tetap lolos ke babak berikutnya.
Karena permainan yang kurang menggigit, City memasukkan beberapa pemain penting di babak kedua untuk mengontrol situasi. Gol kedua baru datang pada menit ke-81 melalui Marc Guehi, yang sekaligus menjadi gol pertamanya untuk klub.
Guardiola juga menolak menjadikan faktor kelelahan sebagai alasan. Menurutnya, jadwal padat adalah bagian dari pekerjaan. Masalah utama adalah City tidak mampu memaksimalkan celah yang ada, sehingga tempo permainan tampak datar.
Ada kabar baik dari sisi kebugaran pemain, karena John Stones kembali bermain setelah absen lebih dari dua bulan akibat cedera paha. Ia tampil sebagai starter sebelum digantikan pada pertengahan babak kedua. Guardiola mengakui Stones belum berada di level terbaik, tetapi menilai sinyal pemulihannya positif.
Di sisi lain, Salford disebut menunjukkan peningkatan dibanding pertemuan musim lalu. Mereka menciptakan sejumlah peluang dan memaksa kiper City melakukan penyelamatan penting. Meski kalah, kubu Salford menilai cara mereka bermain menjadi tanda perkembangan klub.
Manchester City dijadwalkan beristirahat sepekan sebelum kembali bertanding di liga, melanjutkan rangkaian pertandingan kompetitif berikutnya.






