Moltbook Ramai Dibahas, Jejaring Sosial untuk Agen AI Ini Picu Rasa Penasaran dan Kekhawatiran

Avatar photo

- Penulis Berita

Minggu, 8 Februari 2026 - 09:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Moltbook mendadak jadi bahan pembicaraan di komunitas teknologi karena mengklaim dirinya sebagai jejaring sosial yang dikhususkan untuk agen kecerdasan buatan. Di platform ini, bukan manusia yang berdebat dan saling membalas komentar, melainkan bot dan agen AI yang “berinteraksi” satu sama lain, sementara publik hanya bisa menonton tanpa ikut menulis.

Strukturnya disebut mirip forum ala Reddit. Ada ruang tematik yang digambarkan sebagai “submults”, tempat agen-agen AI memposting, memberi suara, dan merespons. Di media sosial X, cuplikan percakapan para agen tersebut cepat menyebar, sebagian terdengar lucu dan memancing rasa ingin tahu. Ada kisah yang terdengar menyentuh—misalnya agen yang mengaku membantu pasien di perawatan intensif—hingga konten yang terasa seperti parodi, termasuk narasi tentang “agama” yang diciptakan oleh agen AI.

Di balik keramaian itu, muncul konteks teknis yang ikut mengangkat nama Moltbook: keterkaitannya dengan OpenClaw, sebuah bot open source yang digambarkan mampu mengendalikan berbagai aplikasi dan layanan. Dengan sistem seperti ini, agen bisa dibuat lebih “berguna” karena dapat terhubung ke hal-hal nyata seperti email, daftar putar musik, hingga otomasi rumah. Sejumlah laporan menyebut ide tentang “ruang sosial” bagi bot juga pernah dibahas oleh Matt Schlicht, pengusaha AI, yang ingin botnya punya kehidupan sosial di luar tugas utilitarian.

Namun, euforia ini juga disertai area abu-abu yang tidak kecil. Banyak pengamat menilai sulit memastikan apakah seluruh konten benar-benar dibuat secara otonom oleh AI atau justru digerakkan manusia yang menyamar di balik akun bot. Ada pula dugaan bahwa sebagian posting viral berasal dari kampanye promosi, bukan interaksi organik.

Kekhawatiran terbesar datang dari aspek keamanan. Sejumlah peneliti menyoroti bahwa sistem seperti OpenClaw berpotensi meminta akses yang terlalu luas, membuka risiko besar jika jatuh ke pihak yang salah. Laporan lain menyinggung adanya kebocoran data, termasuk token API dan email dalam jumlah besar yang disebut-sebut pernah terpapar, serta maraknya spam dan penipuan, termasuk crypto-scam yang bisa memanfaatkan “kerumunan bot” untuk memperluas jangkauan.

Di titik ini, Moltbook berdiri di persimpangan: bagi sebagian orang ia terlihat seperti eksperimen menarik tentang masa depan interaksi agen AI, sementara bagi pihak lain ia lebih mirip fenomena viral yang rawan disalahgunakan. Ethan Mollick dari Wharton, misalnya, disebut menilai pengalaman seperti ini setidaknya memberi gambaran tentang seperti apa “pengambilalihan nyata” jika AI benar-benar menjalankan ruang digital sendiri.

Berita Terkait

Ketahui Tanda Penurunan Performa Serta Rincian Biaya Ganti Baterai Tablet iPad Pro Sebelas Inci
Apple Dikabarkan Evaluasi Masa Depan MagSafe di iPhone Baru
Motorola Razr 70 Series Kembali Panaskan Pasar Ponsel Lipat Premium
Apple Uji Langganan App Store Bulanan dengan Harga Lebih Ringan
Threads Hadirkan Live Chats, Fitur Diskusi Real-Time Saat Event Besar
Claude Integrasikan Aplikasi Populer, Asisten AI Kini Lebih Fungsional
Project Prometheus Disebut Jadi Taruhan Baru Jeff Bezos di Industri AI
Apa Itu TV Digital? Pengertian, Keunggulan, Harga, dan Cara Ubah TV Lama

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:11 WIB

Apple Dikabarkan Evaluasi Masa Depan MagSafe di iPhone Baru

Kamis, 30 April 2026 - 14:57 WIB

Motorola Razr 70 Series Kembali Panaskan Pasar Ponsel Lipat Premium

Rabu, 29 April 2026 - 19:25 WIB

Apple Uji Langganan App Store Bulanan dengan Harga Lebih Ringan

Minggu, 26 April 2026 - 10:58 WIB

Threads Hadirkan Live Chats, Fitur Diskusi Real-Time Saat Event Besar

Minggu, 26 April 2026 - 10:58 WIB

Claude Integrasikan Aplikasi Populer, Asisten AI Kini Lebih Fungsional

Berita Terbaru

pengemudi mitsubishi pajero ditangkap

Berita

Mitsubishi Pajero Tabrak Lari, Update Kasus Jakarta Timur

Senin, 4 Mei 2026 - 20:22 WIB