Ramadhan Jazz Festival (RJF) 2026 kembali hadir dan menjadi salah satu agenda musik Ramadan yang paling ditunggu. Festival ini memasuki penyelenggaraan ke-15, digagas oleh Remaja Islam Masjid Cut Meutia (RICMA) bersama WartaJazz dengan semangat yang konsisten: menggabungkan musik berkualitas dan kepedulian sosial.
Tahun ini, RJF mengusung tema “Harmoni Untuk Negeri”. Tema tersebut menegaskan bahwa festival tidak hanya fokus pada penampilan musisi, tetapi juga menghadirkan ruang solidaritas untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana, khususnya di Sumatra Barat.
Ramadhan Jazz Festival 2026 dijadwalkan berlangsung pada 6–7 Maret 2026 di pelataran Masjid Cut Meutia, Jakarta. Lokasi ini menjadi identitas kuat RJF karena festival ini dikenal sebagai satu-satunya festival jazz di dunia yang diselenggarakan di area masjid selama bulan Ramadan.
Penggagas festival, Agus Setiawan Basuni, menegaskan bahwa RJF bukan sekadar panggung hiburan musiman. Menurutnya, festival ini juga merupakan gerakan sosial yang membawa semangat berbagi, terutama saat bulan suci ketika nilai empati dan solidaritas menjadi semakin relevan.
Salah satu ciri paling menonjol dari RJF 2026 adalah komitmen menyalurkan 100 persen hasil penjualan tiket untuk program kemanusiaan. Pada edisi kali ini, bantuan difokuskan pada dua agenda utama, yaitu reboisasi hutan dan renovasi masjid di wilayah Sumatra Barat.
Dari sisi line-up, festival ini akan dimeriahkan sejumlah musisi ternama Indonesia. Nama-nama seperti Candra Darusman, Sore, Sisitipsi, Galaxy Big Band Jazz Orchestra, hingga kolaborasi Nikita Dompas bersama Detik Waktu Quartet feat. Andien dan Adira Kania memperlihatkan spektrum musikal yang kaya.
Selain itu, pengunjung juga akan menyaksikan penampilan kolaboratif lain seperti Krakatau x Andre Dinuth x Barry Likumahuwa dan Societeit de Harmonie x Natasya Elvira. Komposisi line-up ini menunjukkan upaya penyelenggara menghadirkan generasi dan warna musik yang beragam dalam satu panggung Ramadan.
Penyelenggara memperkirakan sekitar 5.000 pengunjung akan hadir selama dua hari acara. Tiket dapat dibeli melalui aplikasi Goers maupun pembelian langsung di lokasi, sehingga akses penonton dibuat fleksibel untuk menjangkau lebih banyak pengunjung.
RJF 2026 tidak hanya menawarkan pertunjukan jazz, tetapi juga pengalaman silaturahmi, spiritualitas, dan aksi sosial dalam satu ruang kolaborasi. Dengan format seperti ini, festival terus memperkuat posisinya sebagai contoh bagaimana musik dapat menjadi medium kebaikan yang nyata selama Ramadan.






