Operasi pencarian korban longsor di wilayah Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, memasuki hari ke-12. Pada Rabu (4/2/2026), tim SAR gabungan kembali menemukan tujuh jasad di sejumlah titik pencarian. Dengan penemuan terbaru ini, total korban meninggal yang berhasil dievakuasi mencapai 92 orang sejak operasi dimulai.
Kepala SAR Bandung Ade Dian Permana menjelaskan bahwa hingga pukul 17.30 WIB, proses evakuasi dilakukan di beberapa sektor, yakni A2, A3, dan B2. Seluruh korban yang ditemukan telah dimasukkan ke dalam body pack dan dibawa untuk proses lanjutan. Dari tujuh jasad yang ditemukan hari ini, sebagian telah teridentifikasi melalui tim DVI, sementara sisanya masih menjalani tahapan identifikasi.
Menurut Ade Dian, pelaksanaan operasi hari ke-12 difokuskan pada area-area yang dinilai memiliki potensi tinggi berdasarkan evaluasi dan analisis lapangan. Strategi ini diterapkan agar seluruh upaya pencarian dapat berjalan optimal dan tidak ada lokasi penting yang terlewat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian, mulai dari Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, kementerian dan lembaga terkait, hingga para relawan. Soliditas dan kerja sama lintas instansi dinilai menjadi kunci keberlangsungan operasi SAR hingga hampir dua pekan pascabencana.
Sementara itu, Rudi Setiawan, yang menjabat Kapolda Jawa Barat, turut meninjau langsung lokasi longsor pada hari ke-12 pencarian. Ia memberikan penghargaan atas dedikasi seluruh personel yang terlibat dan menegaskan bahwa penanganan longsor di Cisarua merupakan bagian dari misi kemanusiaan.
Rudi juga memastikan kondisi personel yang bertugas tetap terjaga. Ia menyebut anggota Polri, TNI, Basarnas, serta relawan dan pemangku kepentingan lainnya berada dalam keadaan sehat dan mendapatkan dukungan selama menjalankan tugas. Ia berharap semangat kebersamaan dan solidaritas tetap terjaga hingga seluruh proses penanganan longsor dapat diselesaikan dengan baik.






