James Webb Ungkap MoM-z14, Galaksi Paling Tua yang Pernah Ditemukan Manusia

Avatar photo

- Penulis Berita

Senin, 2 Februari 2026 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

James Webb Space Telescope menemukan MoM-z14, galaksi tertua dan terjauh dikonfirmasi sampai saat ini. Foto: NASA/ESA/CSA/STScI

James Webb Space Telescope menemukan MoM-z14, galaksi tertua dan terjauh dikonfirmasi sampai saat ini. Foto: NASA/ESA/CSA/STScI

Para astronom kembali mencatat tonggak penting dalam sejarah kosmologi setelah NASA melalui James Webb Space Telescope (JWST) berhasil mengonfirmasi keberadaan galaksi tertua sekaligus terjauh yang pernah diamati, bernama MoM-z14. Galaksi purba ini diperkirakan telah berusia sekitar 13,52 miliar tahun, dengan ukuran diameter hanya sekitar 240 tahun cahaya.

Penemuan tersebut dipublikasikan dalam Open Journal of Astrophysics pada akhir Januari dan menyebut MoM-z14 sebagai sumber spektrum paling jauh yang pernah terdeteksi. Galaksi ini mulai memancarkan cahaya hanya sekitar 280 juta tahun setelah Big Bang, atau tak lama setelah alam semesta terbentuk. Cahaya purba tersebut kemudian menempuh perjalanan kosmik yang sangat panjang sebelum akhirnya ditangkap oleh sensor inframerah JWST di Bumi.

Rohan Naidu, penulis utama studi sekaligus peneliti dari Institut Kavli untuk Astrofisika dan Studi Luar Angkasa di Massachusetts Institute of Technology, menjelaskan bahwa temuan ini berada di luar perkiraan awal para ilmuwan. Ia menyebut JWST membuka jendela pengamatan baru ke masa paling awal alam semesta dan menghadirkan tantangan ilmiah sekaligus antusiasme besar dalam memahami asal-usul galaksi.

Proses identifikasi MoM-z14 diawali dengan penelusuran arsip data JWST untuk mencari objek-objek yang diduga berasal dari era kosmik awal. Setelah dinilai menjanjikan, teleskop diarahkan langsung ke objek tersebut pada April 2025 untuk pengamatan lanjutan yang lebih mendalam.

Usia ekstrem MoM-z14 ditentukan melalui pengukuran pergeseran merah atau redshift. Fenomena ini terjadi karena cahaya dari objek yang sangat jauh meregang seiring dengan mengembangnya alam semesta. Hasil pengukuran menunjukkan nilai redshift MoM-z14 mencapai 14,44, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang galaksi JADES-GS-z14-0 dengan nilai 14,18.

Meski tergolong sangat kecil, MoM-z14 memancarkan cahaya dalam jumlah besar. Ukurannya sekitar 400 kali lebih kecil dibandingkan Galaksi Bima Sakti, dan massanya diperkirakan sebanding dengan Awan Magellan Kecil. Para peneliti juga mengamati galaksi ini saat berada dalam fase pembentukan bintang yang sangat aktif.

Analisis spektrum menunjukkan MoM-z14 memiliki kandungan nitrogen yang relatif tinggi dibandingkan karbon, karakteristik yang mirip dengan gugus bola di Bima Sakti. Gugus-gugus tersebut diyakini terbentuk pada masa-masa awal alam semesta, sehingga kemiripan ini mengindikasikan bahwa proses pembentukan bintang sudah berlangsung dengan pola yang serupa sejak era kosmik paling dini.

Ke depan, para ilmuwan berharap dapat menemukan lebih banyak galaksi dengan redshift sangat tinggi untuk melengkapi pemahaman tentang fase awal alam semesta. Harapan besar juga disematkan pada Nancy Grace Roman Space Telescope, teleskop inframerah generasi berikutnya yang dirancang untuk memindai area langit yang jauh lebih luas dan dijadwalkan meluncur paling cepat pada akhir 2026.

Berita Terkait

Presiden Donald Trump Evaluasi Usulan Damai Empat Belas Poin Terbaru Dari Pemerintah Iran
Sekjen PBB, Pertempuran Israel dan Hizbullah Rugikan Lebanon Secara Mendalam
AS Mulai Blokade Iran Hari Ini, Gencatan Senjata Gagal Total?
Minyak Dunia Anjlok 14 Persen, Trump Tunda Serangan ke Iran!
Israel Klaim Cegat Sebagian Besar Rudal Iran di Tengah Konflik Memanas
Australia dan Prancis Kirim Kekuatan Militer ke Timur Tengah yang Memanas
Geger! Temuan 25 Kg Kokain di Pantai Selayar Diduga dari Kolombia
Alasan Kuba Jadi Target Donald Trump Setelah Venezuela dan Iran

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:52 WIB

Presiden Donald Trump Evaluasi Usulan Damai Empat Belas Poin Terbaru Dari Pemerintah Iran

Rabu, 15 April 2026 - 20:50 WIB

Sekjen PBB, Pertempuran Israel dan Hizbullah Rugikan Lebanon Secara Mendalam

Senin, 13 April 2026 - 19:53 WIB

AS Mulai Blokade Iran Hari Ini, Gencatan Senjata Gagal Total?

Selasa, 24 Maret 2026 - 22:28 WIB

Minyak Dunia Anjlok 14 Persen, Trump Tunda Serangan ke Iran!

Minggu, 22 Maret 2026 - 20:48 WIB

Israel Klaim Cegat Sebagian Besar Rudal Iran di Tengah Konflik Memanas

Berita Terbaru

pengemudi mitsubishi pajero ditangkap

Berita

Mitsubishi Pajero Tabrak Lari, Update Kasus Jakarta Timur

Senin, 4 Mei 2026 - 20:22 WIB