Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 resmi menutup rangkaiannya setelah sebelas hari penuh aktivitas di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Penutupan kali ini menegaskan arah baru IIMS: bukan sekadar pameran kendaraan, tetapi sebuah festival otomotif yang dibungkus hiburan, atraksi, komunitas, hingga program keluarga dalam satu kawasan terpadu.
Sejak awal penyelenggaraan, pola kunjungan terlihat seperti “dua lapis pengalaman”. Siang hari, pengunjung menghabiskan waktu di area booth roda dua dan roda empat, mengecek inovasi, fitur, dan program penjualan. Sore hingga malam, atmosfer bergeser ke area hiburan dan aktivitas luar ruang, sehingga orang tidak merasa perlu pulang cepat.
Antusiasme itu masih terbaca hingga hari terakhir. Pihak penyelenggara menyampaikan apresiasi karena pengunjung tetap ramai sampai penutupan. Dalam ekosistem event besar, indikator ini penting: artinya program harian dan jadwal atraksi berhasil menjaga minat, bukan hanya ramai di akhir pekan atau hari pertama.
Daya tarik IIMS 2026 juga datang dari aktivitas komunitas yang makin “hidup” di hari-hari terakhir. Kegiatan seperti Sunday Morning Ride (Sunmori) menjadi wadah bertemu bagi pecinta roda dua, sementara berbagai parade kendaraan memberi ruang pamer untuk mobil ikonik hingga kendaraan offroad yang biasanya punya penggemar tersendiri.
Di area outdoor, format acara dibuat variatif agar pengunjung tidak bosan. Trial Fest menjadi salah satu magnet, memadukan unsur adrenalin dan tontonan. Sementara kompetisi drift internasional SEA Drift Series ikut menyedot perhatian, lengkap dengan parade serta sesi temu penggemar yang membuat penonton merasa dekat dengan peserta.
IIMS juga memperluas makna “pameran” lewat program edukasi dan sportainment. Kehadiran olahraga populer seperti padel dan gokart memberi alternatif aktivitas, terutama untuk pengunjung yang datang bersama keluarga. Program IIMS School Edutainment menghadirkan lomba seni dan kreativitas pelajar, menegaskan bahwa IIMS bukan hanya soal jual-beli kendaraan, tetapi juga ruang belajar dan rekreasi.
Dari sisi skala, penyelenggaraan tahun ini didukung partisipasi 62 merek kendaraan roda dua dan roda empat di area seluas 156.170 meter persegi. Angka tersebut menggambarkan besarnya panggung yang disediakan, sekaligus tantangan pengelolaan: semakin besar area, semakin penting kurasi program agar alur pengunjung tetap nyaman.
Pihak project management menilai keberagaman program dan partisipasi merek sebagai pencapaian penting. Ini sejalan dengan strategi IIMS yang terus menambahkan elemen “festival”: semakin banyak alasan orang datang, semakin lama mereka bertahan, dan semakin besar peluang brand membangun interaksi di luar aktivitas transaksi.
Menutup edisi 2026, penyelenggara mengirim sinyal bahwa inovasi tidak berhenti. IIMS 2027 disebut akan membawa kejutan baru, dan bagi pengunjung setia, kalimat itu seperti undangan: jika tahun ini IIMS berhasil jadi agenda wajib awal tahun, maka edisi berikutnya dituntut menghadirkan pengalaman yang lebih segar tanpa kehilangan identitas otomotifnya.






