Feby Putri resmi memperkenalkan single terbaru bertajuk “Senandung Harapan”, sebuah kolaborasi yang mempertemukannya dengan musisi Malaysia, Noh Salleh. Lagu ini dirilis pada 30 April 2026 melalui label independen miliknya, Tumbuh Records, dan langsung menarik perhatian karena membawa dua suara dengan karakter yang sangat kuat dalam satu karya yang hangat.
Kolaborasi ini lahir dari rasa kagum yang tulus. Feby sudah lama mengikuti karya-karya Noh Salleh, lalu memilih untuk menghubunginya sebagai bentuk ajakan kreatif. Noh menyambut baik gagasan itu, dan dari titik tersebut lahirlah lagu yang tidak hanya menyatukan dua musisi lintas negara, tetapi juga dua cara bercerita yang sama-sama emosional.
Proses penciptaan “Senandung Harapan” berlangsung lintas kota. Ide awalnya muncul saat workshop bersama di Malaysia, lalu dikembangkan lagi di Jakarta bersama Adam sebagai produser. Vokal Noh kemudian direkam di Kuala Lumpur, sehingga lagu ini benar-benar dibangun melalui perjalanan kerja sama yang melintasi beberapa tempat sekaligus.
Bagi Feby, momen mendengar vokal Noh masuk ke dalam lagu adalah pengalaman yang sangat membekas. Ia mengaku sempat merinding ketika hasil rekaman itu berpadu dengan aransemen yang sudah disiapkan. Reaksi tersebut menunjukkan bahwa lagu ini tidak dikerjakan dengan pendekatan sekadar teknis, melainkan dengan keterlibatan emosional yang cukup besar.
“Senandung Harapan” menjadi rilisan pertama Feby Putri melalui Tumbuh Records pada tahun 2026. Hal ini menjadikan lagu tersebut penting bukan hanya sebagai kolaborasi, tetapi juga sebagai pembuka babak baru dalam perjalanan kariernya. Karya ini seolah menjadi tanda bahwa Feby ingin membangun ruang berkarya yang lebih dekat dengan identitas musikalnya sendiri.
Selain rilisan audio, “Senandung Harapan” juga dilengkapi video visualizer yang disutradarai Juan Akbar. Visualizer ini dirilis bersamaan dengan lagunya di kanal YouTube resmi Feby Putri pada pukul 13.00 WIB, sehingga pendengar bisa menikmati lagu ini dalam bentuk audio sekaligus visual yang mendukung suasana emosinya.
Dengan kolaborasi yang lembut, lintas negara, dan dibangun dari kekaguman yang jujur, “Senandung Harapan” terasa seperti pertemuan dua dunia yang saling menguatkan. Lagu ini bukan hanya soal duet, tetapi juga tentang bagaimana musik bisa menjadi jembatan yang mempertemukan rasa, kota, dan cara pandang yang berbeda.
Di tengah banyaknya rilisan baru, karya ini menonjol karena membawa kehangatan tanpa harus berisik. Feby Putri dan Noh Salleh sama-sama memberi warna yang membuat “Senandung Harapan” terasa akrab, emosional, dan cukup kuat untuk meninggalkan kesan setelah selesai didengar.






