Dewa 19 menyiapkan agenda besar di Malaysia melalui konser bertajuk “Cintaku Tertinggal di Malaysia” yang dijadwalkan berlangsung pada 6 Juni 2026, pukul 20.30 waktu setempat. Lokasinya dipusatkan di Axiata Arena Bukit Jalil, Kuala Lumpur, venue yang kerap menjadi rumah pertunjukan skala stadion.
Konser ini digagas sebagai perayaan lintas generasi, bukan hanya nostalgia satu era. Materi lagu yang melewati berbagai periode Dewa 19 akan dibawa ke satu panggung dengan produksi yang diklaim megah, menyasar basis penggemar yang kuat di Malaysia.
Formasi pengisi panggung menjadi salah satu daya tarik utama karena menghadirkan beberapa nama vokalis yang pernah mewarnai perjalanan Dewa 19. Dalam susunan yang diumumkan, Dewa 19 tampil bersama Ari Lasso, Virzha, Marcello Tahitoe (Ello), serta Tyo Nugros.
Kehadiran beberapa vokalis dalam satu konser biasanya membuat setlist terasa lebih “berlapis”, karena warna lagu dapat berubah mengikuti karakter penyanyi. Bagi penonton, momen seperti ini sering menjadi alasan untuk datang lebih dari sekadar mendengar hits: ada pengalaman membandingkan interpretasi lagu dari tiap era.
Bukan hanya dari Indonesia, panggung juga diramaikan tamu spesial dari Malaysia. Padi Reborn dijadwalkan tampil sebagai guest performance, mempertemukan dua kekuatan rock serumpun dalam satu malam.
Penjualan tiket diumumkan mulai Jumat, 27 Februari 2026 pukul 11.00 waktu Malaysia melalui platform ticket2u.com.my. Dengan basis Baladewa dan Baladewi yang besar, antusiasme biasanya tinggi sejak hari pertama, terutama untuk kategori kursi yang paling diminati.
Harga tiket resmi yang disampaikan mencakup beberapa kelas: RM 238 (Atas Nama Cinta), RM 288 (Bala Sobat), RM 388 (Pangeran Cinta), RM 428 (Laskar Cinta), hingga RM 488 (Sedang Ingin Bercinta). Untuk kategori RM 488 disebutkan ada bonus 1 Special Edition Concert T-Shirt, dengan catatan harga belum termasuk biaya pemrosesan online.
Dengan paket harga bertingkat, penonton bisa memilih pengalaman menonton sesuai preferensi—mulai dari sekadar hadir menikmati atmosfer, hingga mengambil kelas yang menawarkan keuntungan tambahan. Umumnya, memilih tiket lebih awal membantu mengamankan posisi karena kategori tertentu cepat habis saat permintaan sedang tinggi.
Konser “Cintaku Tertinggal di Malaysia” juga diproyeksikan sebagai salah satu pertunjukan rock terbesar di Kuala Lumpur pada 2026. Perpaduan katalog hits, formasi lintas vokalis, dan panggung arena besar membuat tanggal 6 Juni menjadi momen yang sulit dilewatkan bagi penggemar Dewa 19 di Malaysia.
Bagi yang berencana datang, menyiapkan akses pembelian tiket dan menentukan kategori sejak awal akan memudahkan saat penjualan dibuka. Setelah tiket di tangan, tinggal menunggu malam ketika lagu-lagu Dewa 19 kembali menggema di Bukit Jalil.






