Setelah memperkenalkan dirinya lewat single debut “Haven” pada 2025, Cantya Afra kembali menyapa pendengar dengan karya baru berjudul “Some Days”. Lagu ini resmi dirilis pada 27 Maret 2026 melalui Lilypop Record dan hadir dengan nuansa pop hangat yang terasa intim. Dari awal, “Some Days” seperti ingin menjadi ruang aman kecil bagi siapa saja yang sedang tidak berada dalam keadaan terbaiknya.
Berbeda dari banyak lagu pop yang sibuk memberi jawaban atau motivasi instan, “Some Days” justru memilih pendekatan yang lebih jujur. Lagu ini lahir dari pengalaman personal Cantya Afra saat menghadapi rasa kosong, overthinking, dan tekanan untuk selalu terlihat kuat. Alih-alih menggurui, ia mengajak pendengarnya berdamai dengan emosi yang tidak stabil, dengan pesan bahwa lelah, rapuh, dan kehilangan arah adalah hal yang sangat manusiawi.
Secara lirik, lagu ini menyentuh berbagai fase emosional yang datang silih berganti, seolah mengikuti siklus alam. Cantya menggambarkan hari-hari cerah, mendung, sepi, dan berat sebagai bagian dari perjalanan yang wajar. Potongan-potongan narasi seperti suasana ulang tahun, pagi yang terasa berantakan, atau Desember yang sunyi membuat lagu ini terasa dekat dengan pengalaman nyata banyak orang, terutama mereka yang sedang mencoba memahami dirinya sendiri.
Ada juga sentuhan girlhood dan persahabatan dalam “Some Days”, yang membuat lagu ini tidak tenggelam dalam kesedihan semata. Cantya tampak ingin menunjukkan bahwa penyembuhan sering kali lahir dari ruang-ruang kecil yang akrab, bukan dari momen besar yang dramatis. Dalam konteks itu, “Some Days” terasa seperti lagu yang tidak berteriak, tetapi justru pelan-pelan duduk di samping pendengarnya.
Dari sisi produksi, lagu ini digarap oleh EFEMJE di bawah arahan Joseph Cornelius Christmerian. Proses rekamannya dilakukan di TiN Audio Record dengan dukungan sejumlah musisi seperti Mukhlis Barus dan Kevin Han pada gitar elektrik, Dito Hermawan di bass, serta Iqbal Razzaqi di drum. Sentuhan mixing dan mastering dari Alvinsa Dwinta Ibratama membantu membentuk hasil akhir yang hangat dan terasa dekat di telinga.
Sebagai kelanjutan dari “Haven”, “Some Days” memperlihatkan perkembangan Cantya Afra sebagai penulis dan penyanyi yang semakin terbuka. Jika “Haven” terdengar seperti pencarian tempat pulang, maka lagu baru ini terdengar seperti penerimaan bahwa tidak semua hari harus berjalan sempurna. Perubahan ini membuat identitas Cantya terasa makin jelas: lembut, personal, dan tidak takut memperlihatkan sisi yang rapuh.
Menariknya, perilisan “Some Days” juga tidak berhenti di platform streaming saja. Ke depan, Cantya menyiapkan sejumlah konten lanjutan seperti lyric visualizer, live session, hingga versi stripped. Langkah ini memberi sinyal bahwa lagu tersebut akan dibawa ke ruang yang lebih intim lagi, seolah ia ingin memastikan pesan emosionalnya benar-benar sampai dalam berbagai bentuk presentasi.
Pada akhirnya, “Some Days” hadir sebagai pengingat lembut bahwa bertahan saja kadang sudah cukup. Lagu ini tidak menjual kesempurnaan, melainkan kejujuran emosional yang justru terasa lebih menenangkan. Di tengah banyaknya rilisan pop yang sibuk terdengar besar, Cantya Afra memilih jalur yang lebih halus. Dan justru dari sanalah kekuatannya muncul.






