Musisi R&B asal Jakarta, Noni, resmi merilis album terbaru berjudul PISSED ME OFF / BORED ME TO DEATH, sebuah proyek yang terasa sangat personal sekaligus emosional. Album ini menjadi ruang bagi Noni untuk menumpahkan berbagai rasa yang selama ini mungkin tertahan, mulai dari marah, kesal, frustrasi, hingga kelelahan batin yang pelan-pelan menumpuk.
Lewat 10 trek yang ada di dalamnya, Noni tidak mencoba menjadi terlalu aman atau terlalu rapi dalam membingkai emosinya. Ia justru memilih pendekatan yang jujur, terbuka, dan cukup berani untuk memperlihatkan sisi rapuh yang kerap disembunyikan banyak orang. Itu membuat album ini terasa dekat, terutama bagi pendengar yang sedang berada dalam kondisi tidak baik-baik saja.
Tema-tema yang dibawa dalam album ini pun tergolong relevan dan mudah terasa akrab. Patah hati, konflik personal, kejenuhan, hingga lelah secara mental menjadi bagian dari narasi besar yang disusun Noni. Menariknya, semua itu tidak datang dalam bentuk keluhan kosong, melainkan dibalut dengan sentuhan R&B alternatif yang menjadi identitas musiknya selama ini.
Salah satu lagu yang membuka album adalah “WRITTENINTHESTARS”, trek yang sudah lebih dahulu dikenal oleh pendengar setia Noni. Lagu ini merupakan hasil kolaborasi dengan Basboi dan telah dirilis sejak 2021. Kehadirannya di album terasa seperti jembatan antara perjalanan musikal Noni sebelumnya dengan proyek emosional yang kini ia tampilkan lebih utuh dan lebih matang.
Di luar kekuatan tema, album ini juga menunjukkan bahwa Noni tidak takut bereksperimen. Ia mencoba berbagai pendekatan sound dan gaya yang membuat keseluruhan album tidak terasa monoton. Meski akar R&B-nya masih kuat, ada tanda-tanda bahwa ia sedang membuka ruang untuk bergerak lebih jauh, bahkan mungkin ke wilayah yang tidak sepenuhnya terikat pada genre yang selama ini melekat padanya.
Eksplorasi semacam ini penting, karena menunjukkan bahwa PISSED ME OFF / BORED ME TO DEATH bukan hanya kumpulan lagu emosional, tetapi juga pijakan kreatif untuk kemungkinan yang lebih besar di masa mendatang. Noni tampak sedang membangun sesuatu yang lebih luas dari sekadar satu album. Ia sedang menata identitas yang lebih berani, lebih cair, dan lebih lepas dari batasan aman.
Yang membuat album ini terasa kuat adalah keberaniannya untuk tidak memoles emosi menjadi terlalu manis. Dalam banyak rilisan pop atau R&B, kemarahan dan frustrasi sering kali dibungkus terlalu halus sampai kehilangan giginya. Noni justru memilih jalur sebaliknya. Ia membiarkan rasa-rasa itu tetap punya tekstur, tetap terdengar sebagai emosi manusia yang nyata, bukan sekadar konsep estetis untuk kebutuhan playlist.
Pada akhirnya, album ini bukan cuma rilisan baru dari seorang musisi, tetapi juga ajakan halus agar pendengar lebih jujur pada dirinya sendiri. PISSED ME OFF / BORED ME TO DEATH memperlihatkan bahwa emosi yang dipendam bisa diolah menjadi karya yang relevan, indah, dan tetap punya daya ledak. Noni berhasil membuat album yang bukan hanya enak didengar, tetapi juga terasa seperti cermin bagi banyak orang yang sedang menahan hal-hal serupa.






