Solois asal Taiwan, Eric Chou, dipastikan kembali menyapa penggemarnya di Jakarta pada 9 Mei 2026. Kali ini, ia membawa konser bertajuk “Odyssey Stars” yang akan digelar di Indonesia Arena dan dipromotori FriedRice Entertainment.
Kepulangan Eric ke Jakarta bukan sekadar pengulangan agenda tur. Konser ini menjanjikan konsep panggung yang lebih ambisius—mengusung format 360 derajat yang dapat berputar, lengkap dengan lift di beberapa sudut. Artinya, pengalaman menonton tidak hanya bergantung pada “dapat kursi di depan atau tidak”, karena desainnya dibuat lebih imersif dari berbagai sisi.
Panitia juga merancang area penonton dengan pendekatan yang menekankan visibilitas. Lantai penonton dibuat bertingkat dan susunan tribun diatur agar pandangan ke panggung tetap maksimal. Dengan format seperti ini, konser terasa lebih “mengelilingi penonton”, bukan sebaliknya.
Menjelang hari H, Eric sempat melakukan konferensi pers virtual untuk menyapa fans Indonesia. Ia menyampaikan rasa kagumnya karena banyak penggemar Tanah Air mampu menyanyikan lagu-lagunya dalam bahasa Mandarin dengan pengucapan yang baik. Bagi Eric, energi ini menjadi alasan kuat untuk kembali tampil di sini.
Dari sisi tiket, harga yang ditawarkan berada di rentang Rp1,5 juta hingga Rp5 juta. Kategori VIP disiapkan dengan benefit tambahan seperti VIP laminate & lanyard, souvenir gift, akses soundcheck, hingga signed poster. Paket ini menyasar penonton yang ingin pengalaman konser yang lebih dekat dan eksklusif.
Penjualan tiket untuk “Odyssey Stars” sudah dibuka sejak 11 Februari 2026. Ini membuat penggemar punya waktu cukup panjang untuk mengatur rencana, terutama bagi yang datang dari luar kota. Dalam konser besar, hal-hal kecil seperti transport dan penginapan kadang lebih “menantang” daripada menghafal lirik, jadi waktu persiapan jelas membantu.
Sebelumnya, Eric Chou juga pernah menggelar konser “Odyssey Journey” pada 27 Juli 2024 di Sentul International Convention Center. Kesuksesan konser itu menjadi pijakan kuat bagi rencana comeback-nya, sekaligus menunjukkan basis penggemar yang konsisten di Indonesia.
Dengan konsep panggung yang berbeda dan produksi yang lebih teatrikal, “Odyssey Stars” berpotensi menjadi salah satu konser pop Mandarin yang paling dibicarakan di Jakarta tahun ini. Tinggal satu hal yang perlu disiapkan penonton: suara untuk sing-along, karena kalau sudah sampai chorus, biasanya semua ikut—tanpa perlu komando.






