PT PLN (Persero) memastikan kesiapan infrastruktur stasiun pengisian kendaraan listrik umum atau SPKLU untuk mendukung perjalanan mudik selama Ramadhan dan Idulfitri 2026. Komitmen ini menjadi bagian dari upaya PLN menghadirkan pengalaman mudik yang lebih nyaman bagi pengguna kendaraan listrik, terutama di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap transportasi berbasis elektrifikasi.
Direktur Distribusi PLN, Arsyadani G Akmalaputri, menegaskan bahwa perusahaan berupaya menyediakan layanan pengisian daya yang andal dan mudah diakses di titik-titik strategis. Saat meninjau kesiapan SPKLU di rest area wilayah Jawa Tengah, ia menyebut fasilitas yang tersedia telah memberi kenyamanan bagi pengguna, baik dari sisi kemudahan pengisian maupun area tunggu yang disiapkan.
Secara nasional, PLN bersama mitra telah menyiapkan 4.668 unit SPKLU yang tersebar di 3.029 lokasi di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, 1.681 unit berada di jalur tol mudik lintas Sumatera dan Jawa-Bali. Dengan rata-rata jarak antar-SPKLU sekitar 22 kilometer, pengguna kendaraan listrik diharapkan bisa menempuh perjalanan lebih tenang tanpa terlalu khawatir soal akses pengisian daya.
PLN juga menghadirkan konsep SPKLU center di sejumlah titik. Fasilitas ini dirancang dengan kapasitas lebih besar dan layanan lebih lengkap dibanding SPKLU reguler. Teknologi ultra fast charging yang tersedia memungkinkan proses pengisian berlangsung jauh lebih cepat. Bagi pemudik, perbedaan waktu isi daya ini jelas penting, karena antre lama di rest area bukan jenis drama yang diinginkan siapa pun.
Selain kecepatan pengisian, SPKLU center juga dilengkapi 10 hingga 20 slot parkir untuk pengisian daya secara bersamaan. Fasilitas ini ditujukan untuk mengurangi potensi antrean panjang di masa puncak arus mudik. Tersedia pula cozy lounge, layanan operasional 24 jam, dan simultan charger yang memungkinkan satu alat digunakan untuk mengisi dua kendaraan listrik sekaligus.
Di wilayah Jawa Tengah, General Manager PLN UID Jawa Tengah Bramantyo Anggun Pambudi menjelaskan bahwa terdapat 305 unit SPKLU di 192 lokasi. Seluruhnya telah melalui pengecekan dan pengujian agar dapat beroperasi secara optimal selama masa siaga Idulfitri. Khusus untuk jalur Tol Trans Jawa di Jawa Tengah, PLN menyiapkan 79 unit SPKLU di 24 rest area.
Unit-unit tersebut terdiri dari 5 ultra fast charging, 17 fast charging, 29 medium charging, dan 28 standard charging. Selain infrastruktur tetap, PLN juga menyiagakan 3.606 personel serta 2 unit SPKLU Mobile untuk mengantisipasi kondisi darurat jika pengguna mengalami kendala selama perjalanan. Dukungan ini menunjukkan bahwa kesiapan mudik kendaraan listrik tidak hanya mengandalkan alat, tetapi juga tenaga operasional di lapangan.
Untuk mempermudah pengguna, seluruh SPKLU juga telah terintegrasi dengan aplikasi PLN Mobile melalui fitur Trip Planner dan AntreEV. Fitur ini membantu pengguna merencanakan rute, menemukan lokasi SPKLU terdekat, dan memantau antrean secara real time. Dengan dukungan infrastruktur yang lebih luas dan teknologi yang semakin terhubung, PLN ingin memastikan mudik dengan kendaraan listrik kini bukan lagi hal rumit, melainkan opsi perjalanan yang semakin masuk akal dan nyaman.






