Anggota DPR Bertanya: Kenapa Sih Polisi Suka Sekali Tersangkakan Korban?

Avatar photo

- Penulis Berita

Senin, 9 Maret 2026 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Tersangkakan Korban

Polisi Tersangkakan Korban

Fenomena polisi tersangkakan korban belakangan ini menjadi sorotan tajam, terutama setelah beberapa kasus viral mencuat ke publik. Banyak pihak, termasuk Anggota DPR, mempertanyakan kredibilitas penegakan hukum saat seseorang yang membela diri justru berakhir di sel tahanan. Mengapa logika hukum seolah terbalik dalam praktik di lapangan? Mari kita bedah alasannya secara mendalam.

Fenomena “Keadilan Terbalik” di Mata Legislator

Anggota Komisi III DPR RI seringkali menerima aduan masyarakat terkait kasus di mana korban kriminalitas justru menjadi tersangka. Hal ini memicu perdebatan mengenai penerapan Pasal 49 KUHP tentang pembelaan terpaksa (noodweer).

Dalam banyak rapat kerja, para legislator menekankan bahwa polisi tersangkakan korban adalah bentuk kegagalan dalam memahami rasa keadilan masyarakat. Ketika seseorang melawan begal atau pencuri demi menyelamatkan nyawa, seharusnya aparat melihat sisi proporsionalitas tindakan tersebut.

3 Alasan Utama Mengapa Polisi Tersangkakan Korban

Meskipun terlihat tidak masuk akal, ada beberapa faktor teknis dan sistemis yang menyebabkan hal ini terjadi di kepolisian:

1. Kaku dalam Penerapan Teknis Hukum

Penyidik seringkali hanya melihat akibat fisik, misalnya adanya luka atau kematian pada pelaku kejahatan. Akibatnya, polisi menggunakan pasal penganiayaan atau pembunuhan secara kaku tanpa melihat konteks penyebabnya terlebih dahulu.

2. Kurangnya Pemahaman Mengenai “Noodweer”

Pembelaan terpaksa diatur jelas dalam hukum, namun pembuktiannya seringkali baru dilakukan di pengadilan, bukan di tingkat penyidikan. Inilah yang menyebabkan status tersangka disematkan lebih awal untuk memenuhi prosedur formalitas berkas perkara.

3. Tekanan Laporan Balik

Seringkali keluarga pelaku kejahatan melaporkan balik korban dengan tuduhan penganiayaan. Polisi, dengan alasan “objektivitas”, merasa harus memproses semua laporan yang masuk agar tidak dianggap memihak, meskipun hal ini mencederai logika publik.

Dampak Buruk Bagi Psikologi Masyarakat

Jika tren polisi tersangkakan korban terus berlanjut, masyarakat akan merasa takut untuk membela diri. Selain itu, tingkat kepercayaan publik terhadap Polri sebagai pelindung masyarakat bisa merosot tajam.

“Hukum harus tegak dengan hati nurani. Jika korban yang membela nyawanya sendiri dipenjara, maka penjahatlah yang akan menang di negeri ini,” ujar salah satu anggota dewan dalam sebuah diskusi publik.

Solusi Agar Kejadian Ini Tidak Terulang

Untuk menghentikan praktik polisi tersangkakan korban, diperlukan langkah nyata dari pimpinan Polri dan pengawasan ketat dari DPR:

  • Penerapan Restorative Justice: Mengedepankan penyelesaian masalah secara adil tanpa harus selalu berujung pada status tersangka bagi korban yang membela diri.

  • Gelar Perkara Terbuka: Melakukan gelar perkara secara transparan sejak awal untuk menentukan apakah ada unsur pembelaan terpaksa atau tidak.

  • Edukasi Penyidik: Meningkatkan kompetensi penyidik dalam memahami diskresi hukum dan nilai-nilai kemanusiaan di atas sekadar pasal formalitas.

Kasus di mana polisi tersangkakan korban menunjukkan adanya celah besar antara hukum tertulis dan rasa keadilan. Anggota DPR terus mendorong agar aparat penegak hukum lebih bijak dan menggunakan hati nurani dalam menjalankan tugasnya. Keadilan harusnya melindungi yang benar, bukan justru membebani mereka yang sudah menjadi korban.

Berita Terkait

Boeing 737, Strategi Baru EgyptAir Perbarui Armada Pesawat
Mitsubishi Pajero Tabrak Lari, Update Kasus Jakarta Timur
Sinopsis Drama China Cukup Bodyguard: Kisah Cinta CEO & Pengawal
Sinopsis Drama China Rahasia Untuk Ibu Angkat: Alur & Pemain
Sinopsis Drama China Suami Rumah Tangga, Alur Lengkap & Review
Sinopsis Film Dopamin, Kisah Survival Romantis yang Mendebarkan
Sinopsis Film Ghost in The Cell, Horor Satir Joko Anwar 2026
Sinopsis Film Rio Sang Juara, Kisah Inspiratif & Link Nonton
Tag :

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 20:26 WIB

Boeing 737, Strategi Baru EgyptAir Perbarui Armada Pesawat

Senin, 4 Mei 2026 - 20:22 WIB

Mitsubishi Pajero Tabrak Lari, Update Kasus Jakarta Timur

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:10 WIB

Sinopsis Drama China Cukup Bodyguard: Kisah Cinta CEO & Pengawal

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:06 WIB

Sinopsis Drama China Rahasia Untuk Ibu Angkat: Alur & Pemain

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:02 WIB

Sinopsis Drama China Suami Rumah Tangga, Alur Lengkap & Review

Berita Terbaru

pengemudi mitsubishi pajero ditangkap

Berita

Mitsubishi Pajero Tabrak Lari, Update Kasus Jakarta Timur

Senin, 4 Mei 2026 - 20:22 WIB