Live streaming musik kembali menemukan momentumnya, dan TikTok menjadi salah satu panggung yang paling ramai. Di tengah arus itu, Sundari Gasong menghadirkan program kolaboratif bertajuk GUITARIST NIGHT lewat TikTok Live di akun @sundarigasong.
Konsepnya bukan sekadar hiburan singkat. Program ini dirancang sebagai ruang temu gitaris dari berbagai daerah di Indonesia, tempat mereka bisa jamming, saling mengisi, dan memperlihatkan kualitas permainan secara real time di depan penonton.
Menariknya, GUITARIST NIGHT lahir dari ide komunitas. Sundari bercerita bahwa jadwal TikTok LIVE miliknya tiap malam Minggu awalnya bertema lain, lalu muncul usulan dari teman-teman gitaris yang ingin rutin tampil bareng seminggu sekali. Dari situ, format khusus gitar pun dibentuk.
“Program TikTok LIVE-ku setiap malam Minggu itu edisi JOMBLO. Tapi biar lebih berwarna… Maka aku bikin Program GUITARIST NIGHT. Ini sudah session ke-2, alhamdulillah penonton makin meningkat dari session pertama,” ujar Sundari Gasong.
Session kedua kemudian menjadi bukti: penonton bertambah, interaksi makin hidup, dan chemistry antar-musisi membuat orang betah mengikuti acara dalam durasi panjang. Potongan permainan solo, riff cepat, hingga improvisasi spontan juga berpotensi jadi klip pendek yang mudah menyebar.
Line up GUITARIST NIGHT session 2 diisi enam gitaris dengan rekam jejak yang tidak main-main. Jimy Siliwangi aktif di festival band Garut, pernah tampil di event Djarum Super (2011), dan kini rutin mengisi acara musik di Jawa Barat. Alex Dimensi pernah ikut penyisihan A Mild serta meraih Juara 3 Festival STIE (2011) di Sumatera Selatan.
Nama lain yang tampil adalah Izhal Jankrick (T-JANKRICK) yang berperan sebagai guitar player, music arranger, music director, sekaligus mixing engineer. Quicks (Quick’s Rocks – GVT) juga hadir dengan pengalaman festival Bandung termasuk prestasi Juara 3 di Lembang.
Untuk warna yang lebih “berani”, Rock Metal (JABUKSXCASPER) membawa nuansa rock dan metal yang eksplosif. Sementara Uckywangi, bersama Elastise Band, pernah masuk 2 Besar Regional Makassar di Festival Gudang Garam Log Zhelebour (2007) dan kini aktif tampil reguler di kafe Makassar.
Ke depannya, Sundari memastikan GUITARIST NIGHT akan digelar rutin tiap minggu. Ia juga membuka kemungkinan memperluas format—bukan hanya gitaris, tetapi juga bassist, drummer, hingga keyboardist—agar ekosistem panggung digital ini makin kaya dan terkurasi.






