Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir meninjau lokasi banjir akibat meluapnya Sungai Cilutung di Kecamatan Tomo, Kamis, 12 Februari 2026. Hujan deras sejak Rabu malam (11 Februari 2026) membuat sungai yang melintasi Desa Darmawangi, Desa Marongge, dan Desa Tolengas meluap dan menggenangi permukiman warga.
Dilaporkan banjir mencapai ketinggian sekitar satu lutut hingga pinggang orang dewasa. Di Desa Darmawangi, sebanyak 147 rumah terdampak. Desa Marongge tercatat 66 rumah terdampak, termasuk masjid, posyandu, dan PAUD. Sementara di Desa Tolengas, terdapat 160 rumah terdampak banjir.
Setelah menerima laporan, tim BPBD dan Kecamatan Tomo melakukan penanganan dan mengevakuasi warga ke lokasi aman. Bupati Dony menyampaikan apresiasi atas gerak cepat penanganan dan menyebut banjir surut dalam waktu sekitar satu jam sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
Bupati juga menekankan perlunya penanganan jangka pendek, menengah, dan panjang agar banjir tidak berulang. Upaya yang disebut antara lain reboisasi di hulu dan penguatan di daerah aliran sungai. Untuk komponen penanganan hulu-hilir, BBWS Cimanuk Cisanggarung disebut akan menyiapkan langkah teknis.
Selain itu, Bupati meminta Forkopimcam, BPBD, serta dinas terkait menyusun konsep pedoman penanganan banjir, termasuk jalur dan titik evakuasi. Pada kesempatan tersebut, ia menyerahkan bantuan paket sembako untuk warga terdampak.






